Walikota Resmikan CB-Palembang PDF
Indonesian
Thursday, 24 September 2009 22:41

 

“Apa yang dilakukan Cinta Baca ini sangat baik karena banyak sekali manfaatnya bagi masyarakat. Kita harus membangkitkan minat baca kita, supaya cerdas sehingga tidak bodoh. Sebenarnya tidak ada orang yang bodoh tetapi malas. Kalau rajin membaca maka banyak tahu informasi sehingga cerdas,” jelasnya.


Lebih jauh Walikota menyampaikan dari sekarang pemerintah harus terus berupaya meningkatkan mutu dan kualitas warga kota Palembang. Untuk mendukung peningkatan minat baca, maka pemerintah kota Palembang tahun ini akan membuka 70 pos-pos baca di lingkungan masyarakat. Palembang memerlukan 2 pos baca di tiap kelurahan sehingga perlu 214 pos baca untuk 107 kelurahan.

 

Perpustakaan dan Sanggar Belajar CB-Palembang ini dilengkapi dengan 5000 judul buku dan akan bertambah menjadi 10.000 judul. Menempati ruko di Jl. KH Wahid Hasyim, CB menyediakan lantai-1 untuk perpustakaan anak dan lantai-2 untuk perpustakaan dewasa. CB Palembang ini juga menyediakan ruang belajar/pertemuan untuk mendukung program-program pendidikan non formalnya.


Dalam kesempatan ini, Walikota menyumbang 5 unit komputer dengan koneksi internet. Sumbangan ini merupakan dukungan pemerintah untuk masyarakat setempat supaya terus berupaya meningkatkan pengetahuan yang luas.

 

HUT ke-8 Cinta Baca

Peresmian CB-Palembang dilakukan berketepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Yayasan Cinta Baca ke-8. Cinta Baca resmi di Indonesia sejak tanggal 14 September 2001.  Acara yang diliputi stasiun TV lokal ini berlangsung sederhana namun meriah. Sebagai pembukaan disajikan Tari Tangga, tarian khas Palembang untuk menyambut tamu.  Selain menandatangani prasasti peresmian, Walikota memberikan buku Visit Musi 2009 yang dibubuhi tandatangannya langsung dan lima puluh buku pelajaran sekolah secara simbolik. Buku tersebut telah diserah-terimakan Kepala Badan Arsip, Perpustakaan dan Dokumentasi Kota Palembang Nurhayati kepada Direktur Nasional  Cinta Baca di Perpustakaan Kota Palembang (11/09/09).


Dalam sambutan dan laporannya, Direktur Nasional Cinta Baca Ir. Arison L. Hasibuan menyampaikan saat ini Cinta Baca sudah memiliki 36 pusat pembelajaran masyarakat (PPM) yang menyediakan layanan perpustakaan dan pendidikan non formal. Ketiga puluh enam (PPM) tersebut terdapat di 7 provinsi, yakni Jawa Barat, Banten, Aceh, Sumut, Sumsel, Lampung dan Sulsel.

Sebagai organisasi masyarakat yang berkomitmen mencerdaskan kehidupan bangsa, Cinta Baca akan terus berupaya mengadakan sebanyak mungkin layanan perpustakaan lewat strategi Pos Bacanya. Saat ini sedang dipersiapkan 50 Pos Baca baru, sehingga di tahun 2010 akan ada 200 Pusat Pembelajaran Masyarakat basis perpustakaan dan pendidikan non formal di seluruh Indonesia.


Pekerjaan yang tidak ringan ini tetapi sangat kecil dibandingkan kebutuhan masyarakat Indonesia, di mana 50 ribuan desa belum punya perpustakaan, hanya bisa dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak yang terbeban. Untuk itu, Arison menghimbau berbagai pihak, termasuk perusahaan seperti Bank Sumsel dan perusahaan-perusahaan lainnya untuk ikut berpartisipasi.


Hal ini direspon baik oleh Pimpinan Bank Sumsel Cabang Kertapati yang juga hadir pada acara peresmian tersebut. Pihaknya sedang mempertimbangkan untuk menyumbang buku-buku yang diperlukan.


Di samping itu, perusahaan penyalur utama motor Yamaha, PT.Thamrin Motor ikut menyumbang 2 buah rak buku lima tingkat. (*/001CB)

 

 

  Lihat foto-foto dibawah:

2009_09sspe...
2009_09sspembukaan03 2009_09sspembukaan03
2009_09sspe...
2009_09sspembukaan04 2009_09sspembukaan04
2009_09sspe...
2009_09sspembukaan05 2009_09sspembukaan05
2009_09sspe...
2009_09sspembukaan06 2009_09sspembukaan06